Kisaran Today
Beranda Teknologi 5G Bakal Meledak Tahun 2031, Pengguna di Indonesia Diprediksi Tembus 213 Juta

5G Bakal Meledak Tahun 2031, Pengguna di Indonesia Diprediksi Tembus 213 Juta

Foto: Teknologi 5G

Kisaran Today – Perkembangan teknologi 5G di Indonesia diperkirakan akan mengalami lonjakan besar dalam beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan laporan terbaru Ericsson Mobility Report 2026, jumlah pengguna 5G di Tanah Air diproyeksikan meningkat drastis hingga mencapai 213 juta pengguna pada tahun 2031.

Prediksi ini menunjukkan bahwa jaringan 5G akan menjadi salah satu fondasi utama dalam transformasi digital Indonesia menuju era yang lebih modern dan terhubung.

Pengguna 5G Indonesia Diprediksi Melonjak Tajam

Saat ini adopsi 5G di Indonesia masih berada pada tahap awal. Pada tahun 2025, jumlah pengguna 5G tercatat sekitar 22 juta atau sekitar 7 persen dari total pengguna jaringan seluler.

Namun dalam kurun waktu enam tahun ke depan, angka tersebut diperkirakan melonjak hampir sepuluh kali lipat. Pada 2031, penetrasi 5G diproyeksikan mencapai 59 persen dari total pengguna seluler di Indonesia.

Lonjakan ini tidak lepas dari semakin luasnya jangkauan jaringan 5G, meningkatnya jumlah perangkat yang mendukung teknologi tersebut, serta kebutuhan masyarakat terhadap internet berkecepatan tinggi.

Tren Global 5G Terus Meningkat

Tidak hanya Indonesia, pertumbuhan pengguna 5G juga terjadi secara global. Hingga kuartal pertama 2026, jumlah pengguna 5G dunia sudah mencapai sekitar 3,1 miliar.

Angka tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 6,4 miliar pengguna pada tahun 2031. Saat ini sudah ada ratusan operator telekomunikasi di berbagai negara yang aktif menggelar layanan 5G.

Fakta ini menunjukkan bahwa 5G bukan lagi teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian penting dari perkembangan industri digital global.

Asia Tenggara Jadi Kawasan dengan Pertumbuhan Pesat

Kawasan Asia Tenggara dan Oseania juga diprediksi menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan 5G tercepat.

Jika pada 2025 adopsi 5G di kawasan ini masih berada di angka 14 persen, maka pada 2031 diperkirakan melonjak hingga 56 persen.

Beberapa negara seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina diperkirakan menjadi motor utama pertumbuhan jaringan generasi kelima tersebut.

Indonesia pun memiliki peluang besar untuk ikut menjadi pemain utama mengingat jumlah penduduk yang besar dan kebutuhan digital yang terus meningkat setiap tahun.

Mengapa 5G Penting untuk Indonesia?

Teknologi 5G bukan sekadar menawarkan internet yang lebih cepat. Jaringan ini juga menjadi fondasi bagi berbagai inovasi masa depan seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), kendaraan otonom, smart city, hingga industri berbasis otomatisasi.

Dengan latensi yang jauh lebih rendah dibandingkan 4G, berbagai layanan digital dapat berjalan lebih stabil dan efisien.

Bagi sektor bisnis, kehadiran 5G membuka peluang baru untuk meningkatkan produktivitas dan mempercepat transformasi digital di berbagai bidang.

Peran Frekuensi dalam Percepatan 5G

Salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pengembangan 5G adalah ketersediaan spektrum frekuensi.

Frekuensi mid-band seperti 2,6 GHz dan 3,5 GHz dianggap sangat penting karena mampu menghadirkan keseimbangan antara kecepatan tinggi dan cakupan jaringan yang luas.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini juga terus mendorong percepatan pembangunan ekosistem 5G melalui proses lelang frekuensi baru.

Jika proses pengembangan infrastruktur berjalan sesuai rencana, penetrasi 5G di Indonesia berpotensi tumbuh lebih cepat dari prediksi yang ada saat ini.

Saat Dunia Bersiap Menuju 6G

Menariknya, ketika 5G masih terus berkembang, industri telekomunikasi global sudah mulai mempersiapkan teknologi generasi berikutnya yaitu 6G.

Pengembangan standar awal 6G diperkirakan selesai pada 2028 hingga 2029, sementara layanan komersial pertamanya diprediksi mulai hadir sekitar tahun 2030.

Meski begitu, dalam beberapa tahun ke depan fokus utama tetap berada pada perluasan jaringan 5G yang diyakini akan menjadi tulang punggung ekonomi digital modern.

Dengan potensi mencapai 213 juta pengguna pada 2031, teknologi 5G diprediksi menjadi salah satu pendorong terbesar pertumbuhan digital Indonesia di masa mendatang.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan