Thailand Tak Mau Dijagokan Jadi Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Pilih Rendah Hati
Daftar isi:
Kisaran Today – Timnas Thailand memilih meredam ekspektasi jelang tampil di Piala AFF 2026. Pelatih Anthony Hudson menegaskan bahwa War Elephants bukanlah tim yang paling difavoritkan untuk menjadi juara pada edisi kali ini.
Pernyataan tersebut muncul di tengah tingginya perhatian terhadap persaingan antarnegara Asia Tenggara yang diprediksi berlangsung lebih ketat dibanding turnamen sebelumnya. Thailand tetap datang dengan target meraih hasil terbaik, tetapi Hudson menilai timnya masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan.
Thailand Andalkan Kombinasi Pemain Muda
Berbeda dengan beberapa edisi sebelumnya, Thailand tidak membawa sejumlah pemain senior yang selama ini menjadi tulang punggung tim nasional.
Nama-nama seperti Chanathip Songkrasin, Supachok Sarachat, Ekanit Panya, hingga Supachai Chaided tidak masuk dalam skuad untuk Piala AFF 2026.
Sebagai gantinya, Anthony Hudson memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat, di antaranya Yotsakorn Burapha, Seksan Ratree, Jehhanafee Mamah, dan Teerasak Poeiphimai.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Thailand juga mulai mempersiapkan regenerasi pemain demi menjaga daya saing dalam jangka panjang.
Anthony Hudson Ingin Kurangi Tekanan
Hudson menilai label sebagai kandidat juara justru dapat menjadi beban tambahan bagi para pemain, terutama mereka yang baru pertama kali tampil di turnamen besar bersama tim nasional.
Karena itu, pelatih asal Australia tersebut lebih memilih fokus membangun kepercayaan diri para pemain agar mampu menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.
Menurutnya, setiap pemain memiliki karakter dan kualitas yang berbeda. Tugas tim pelatih adalah membantu mereka berkembang dan tampil maksimal saat mendapat kesempatan bermain.
Pendekatan ini diharapkan mampu membuat skuad Thailand bermain lebih lepas sepanjang turnamen.
Indonesia dan Vietnam Jadi Sorotan
Sebelum turnamen dimulai, sejumlah media Asia Tenggara menilai Indonesia dan Vietnam sebagai dua tim yang memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Timnas Indonesia tetap diperkuat sejumlah pemain penting seperti Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Ivar Jenner, dan Jens Raven, meski beberapa pemain andalan lainnya tidak ikut dalam skuad.
Selain itu, kehadiran pemain baru seperti Mitchell Baker turut menambah kekuatan Garuda di lini depan.
Sementara Vietnam juga mengirim sinyal kuat setelah mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Timor Leste pada laga perdana Grup A. Hasil tersebut membuat The Golden Star Warriors langsung memuncaki klasemen sementara dan semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu favorit juara.
Thailand Tetap Berbahaya Meski Tak Diunggulkan
Walaupun tidak membawa kekuatan terbaik, Thailand tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai.
War Elephants memiliki tradisi kuat di Piala AFF dan dikenal sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut. Pengalaman tampil di turnamen besar menjadi modal penting bagi tim muda Thailand untuk bersaing dengan negara-negara lain.
Dengan kombinasi pemain muda dan sistem permainan yang terus dikembangkan, Thailand tetap berpotensi memberikan kejutan sepanjang turnamen.
Awali Perjuangan di Grup B
Thailand tergabung di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Pada pertandingan pertama, War Elephants dijadwalkan menghadapi Laos di New Laos National Stadium, Vientiane. Laga pembuka ini menjadi kesempatan bagi Anthony Hudson untuk melihat sejauh mana kesiapan para pemain mudanya menghadapi tekanan kompetisi internasional.
Hasil pertandingan perdana juga akan menjadi modal penting bagi Thailand dalam menjaga peluang lolos ke babak semifinal.
Persaingan Piala AFF 2026 Diprediksi Semakin Sengit
Komposisi skuad yang lebih merata membuat Piala AFF 2026 diperkirakan menghadirkan persaingan yang lebih terbuka.
Selain Thailand, sejumlah negara seperti Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Filipina juga datang dengan ambisi besar untuk melangkah sejauh mungkin. Kondisi tersebut membuat setiap pertandingan di fase grup memiliki arti penting dalam menentukan perjalanan masing-masing tim menuju fase gugur.
Meski menolak disebut sebagai favorit utama, Thailand tetap menjadi salah satu tim yang berpeluang memberikan ancaman serius bagi seluruh pesaingnya di Piala AFF 2026.












