Berita

Geger di Kisaran, Kabut Putih dan Uap Panas Tiba-Tiba Muncul dari Sela Semen

Kisaran Today Diperbarui 16:59 5 menit membaca
Foto: YouTube/Tribun MedanTV
Ukuran Teks:

Kisaran Today Warga di Jalan Sutomo, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dibuat penasaran sekaligus khawatir setelah muncul kabut putih yang disertai uap panas dari sela-sela semen di sekitar bangunan warga.

Fenomena tersebut diketahui terjadi di dekat parit atau saluran irigasi. Uap terlihat keluar dari bagian bawah area yang telah disemen sehingga sempat menimbulkan dugaan adanya masalah dari dalam tanah.

Namun, berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan petugas pemadam kebakaran, muncul dugaan bahwa uap tersebut berkaitan dengan adanya aliran listrik atau korsleting di sekitar lokasi. Hingga Senin, 21 September 2026, area tersebut masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Uap Putih Muncul dari Sela-Sela Semen

Kemunculan uap panas ini bukan hanya terjadi sesaat. Warga menyebut fenomena tersebut sudah terlihat sejak sekitar dua hari sebelum dilakukan pemeriksaan.

Lokasinya berada di sekitar bangunan milik warga dan tidak jauh dari parit. Dari celah pada permukaan semen, terlihat kabut putih keluar dan terasa panas ketika berada di dekat sumbernya.

Kondisi tersebut tentu cukup mengundang perhatian karena uap biasanya identik dengan air panas, kebocoran saluran tertentu, atau aktivitas yang menghasilkan panas. Dalam kasus di Kisaran ini, warga justru mendapatkan indikasi lain setelah petugas melakukan pengecekan di lokasi.

Pemilik bangunan, Amin, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran Kabupaten Asahan agar kondisi di lokasi dapat diperiksa dan dipastikan penyebabnya.

Petugas Temukan Indikasi Arus Listrik

Pemeriksaan awal petugas Damkar Asahan mengarah pada dugaan adanya arus listrik di sekitar titik keluarnya uap.

Indikasi tersebut menjadi perhatian karena lokasi kemunculan uap berada dekat dengan instalasi atau tiang yang diduga mengalami masalah kelistrikan.

Menurut keterangan pemilik bangunan, petugas juga sempat melakukan penyiraman air ketika memeriksa area tersebut. Saat proses pemeriksaan berlangsung, terdapat indikasi sengatan listrik sehingga lokasi dinilai perlu ditangani lebih serius.

Kondisi ini membuat dugaan korsleting semakin mendapat perhatian. Meski demikian, penyebab pasti munculnya uap tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis, terutama pada instalasi listrik yang berada di sekitar lokasi.

Warga Sebut Ada Aliran Listrik ke Tiang Besi

Amin juga menduga gangguan listrik tersebut dapat mengalir hingga ke bagian tiang besi yang berada di area bangunan miliknya.

Ia menyebut adanya pengukuran yang menunjukkan tegangan sekitar 140 volt pada bagian tertentu. Angka tersebut tentu tidak bisa langsung dijadikan kesimpulan mengenai sumber utama uap, tetapi menunjukkan adanya persoalan kelistrikan yang perlu segera diperiksa.

Arus listrik yang mengalir ke benda berbahan logam juga berpotensi membahayakan orang yang berada di sekitarnya. Apalagi lokasi kejadian berada di area yang mudah diakses warga.

Karena itu, pemeriksaan tidak cukup hanya dilakukan secara visual. Instalasi kabel, sambungan bawah tanah, tiang, hingga kemungkinan kebocoran arus perlu diperiksa oleh petugas yang memiliki kewenangan dan peralatan yang sesuai.

PLN Turun Tangan untuk Pemeriksaan Lebih Lanjut

Setelah mendapatkan informasi mengenai adanya dugaan korsleting, pihak warga kemudian berkoordinasi dengan PLN.

Pemeriksaan dari PLN menjadi penting untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan atau kebocoran arus pada jaringan listrik di sekitar bangunan. Apalagi sebagian instalasi listrik dapat berada di bawah permukaan tanah atau tertutup material bangunan sehingga tidak selalu terlihat dari luar.

Warga berharap area yang menjadi titik keluarnya uap dapat segera dibuka atau dibongkar secara aman agar sumber masalah bisa diketahui.

Langkah tersebut juga diperlukan untuk memastikan tidak ada bagian instalasi listrik yang rusak dan membahayakan warga maupun pemilik bangunan.

Mengapa Korsleting Bisa Menimbulkan Panas?

Secara umum, gangguan listrik dapat menghasilkan panas ketika arus mengalir melalui bagian yang mengalami hambatan tinggi, sambungan yang buruk, kabel rusak, atau terjadi hubungan pendek.

Jika gangguan terjadi di dekat material bangunan atau permukaan tanah yang memiliki kandungan air, panas yang terbentuk dapat menyebabkan air atau kelembapan di sekitarnya berubah menjadi uap.

Namun, mekanisme tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa setiap kemunculan uap dari tanah disebabkan oleh listrik. Sumber panas, kondisi tanah, keberadaan saluran air, serta konfigurasi instalasi di bawah permukaan harus diperiksa secara langsung.

Karena itu, fenomena di Kisaran sebaiknya tidak langsung dikaitkan dengan aktivitas panas bumi atau sumber alami lainnya sebelum ada pemeriksaan teknis yang memastikan penyebabnya.

Warga Diminta Tidak Mendekati Titik Uap

Kemunculan uap panas dari sela semen, ditambah dugaan adanya arus listrik, membuat area tersebut perlu diperlakukan sebagai lokasi yang berpotensi berbahaya.

Warga sebaiknya tidak menyentuh bagian semen, tiang, pagar, genangan air, atau benda berbahan logam yang berada di sekitar titik kejadian sebelum dipastikan aman oleh petugas.

Air juga tidak sebaiknya digunakan secara sembarangan untuk memadamkan atau mendinginkan area apabila masih terdapat dugaan aliran listrik. Air dapat menjadi penghantar listrik dalam kondisi tertentu dan justru meningkatkan risiko sengatan.

Apabila ditemukan kondisi serupa di lingkungan rumah, langkah yang lebih aman adalah menjauh dari lokasi, membatasi akses orang lain, kemudian menghubungi petugas terkait untuk melakukan pemeriksaan.

Fenomena Sudah Terjadi Selama Dua Hari

Berdasarkan keterangan warga, uap tersebut sudah muncul sejak sekitar dua hari sebelum pemeriksaan dilakukan pada Senin pagi.

Selama periode tersebut, fenomena itu menarik perhatian karena kabut putih terus terlihat keluar dari bagian tertentu di dekat parit. Kemunculannya dari sela semen membuat warga sulit mengetahui sumber sebenarnya tanpa membuka bagian permukaan tersebut.

Warga pun berharap penanganan dapat dilakukan secepatnya agar tidak terjadi risiko yang lebih besar, terutama jika memang terdapat kerusakan jaringan listrik di bawah atau sekitar bangunan.

Untuk sementara, penyebab uap panas tersebut masih berupa dugaan berdasarkan hasil pemeriksaan awal. Kepastian mengenai sumber panas dan gangguan listriknya masih menunggu pengecekan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.

Sumber: Tribun Medan

Tinggalkan komentar