Kisaran Today
Beranda Bisnis Minyakita Belum Tersedia di Semua Pasar? Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Bulog!

Minyakita Belum Tersedia di Semua Pasar? Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Bulog!

Foto: Minyakita

Kisaran Today – Belakangan ini masih banyak masyarakat yang mengeluhkan sulitnya menemukan Minyakita di sejumlah pasar dan toko tertentu.

Padahal minyak goreng subsidi tersebut menjadi salah satu produk yang paling diburu karena harganya lebih terjangkau dibanding minyak goreng premium.

Menanggapi kondisi itu, Perum Bulog akhirnya buka suara terkait alasan kenapa distribusi Minyakita belum bisa menjangkau seluruh pasar di Indonesia.

Ternyata, ada aturan khusus dari pemerintah yang membuat penyaluran Minyakita tidak bisa dilakukan sembarangan ke semua tempat penjualan.

Bulog Tidak Bisa Distribusi Minyakita ke Semua Pasar

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan bahwa distribusi Minyakita saat ini dibatasi oleh aturan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025.

Berdasarkan regulasi tersebut, Bulog hanya diperbolehkan menyalurkan Minyakita ke:

  • Pasar rakyat yang masuk dalam sistem pemantauan pemerintah
  • Pasar tradisional
  • Pengecer resmi yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)

Artinya, tidak semua toko atau pasar bisa mendapatkan pasokan langsung dari Bulog.

Inilah alasan kenapa masyarakat terkadang masih kesulitan menemukan Minyakita di retail modern atau pasar tertentu yang berada di luar sistem distribusi resmi pemerintah.

Retail Modern dan Toko Tanpa NIB Tidak Bisa Dilayani

Bulog menegaskan bahwa pihaknya tidak diizinkan menyalurkan Minyakita ke retail modern maupun pasar non-tradisional di luar daftar resmi pemerintah.

Selain itu, pengecer yang belum memiliki NIB juga tidak bisa menerima distribusi Minyakita dari Bulog.

Aturan ini dibuat untuk memastikan distribusi minyak goreng subsidi lebih tepat sasaran dan mudah dipantau pemerintah.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut membuat jangkauan distribusi menjadi lebih terbatas dibanding produk komersial biasa.

Bulog Bukan Satu-satunya Penyalur Minyakita

Banyak masyarakat mengira seluruh distribusi Minyakita sepenuhnya berada di tangan Bulog. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Direktur Pemasaran Bulog Febby Novita menjelaskan bahwa sesuai aturan pemerintah, distribusi Minyakita melalui BUMN pangan hanya mencakup sekitar 35% dari total distribusi nasional.

Dari porsi tersebut, Bulog juga tidak bekerja sendiri. Sebagian distribusi lainnya dibagi ke sejumlah BUMN pangan lain seperti: ID Food dan Agrinas Palma.

Sementara sekitar 65% distribusi nasional masih dilakukan langsung oleh produsen dan jalur distribusi lainnya.

Bulog Sudah Salurkan 110 Juta Liter Minyakita

Meski distribusi terbatas aturan, Bulog mengklaim telah menyalurkan Minyakita dalam jumlah besar ke berbagai wilayah Indonesia.

Saat ini total distribusi yang dilakukan Bulog disebut sudah mencapai sekitar 110 juta liter.

Penyaluran diprioritaskan ke pasar rakyat dan wilayah yang masuk dalam sistem pemantauan harga kebutuhan pokok pemerintah.

Menurut Bulog, kondisi pasokan minyak goreng di sebagian besar daerah mulai menunjukkan perbaikan.

Pasokan Minyak Goreng Diklaim Mulai Stabil

Bulog menyebut sekitar 90% wilayah Indonesia kini mulai berada dalam kondisi stabil terkait ketersediaan minyak goreng.

Meski begitu, pemerintah dan berbagai pihak terkait masih perlu melakukan koordinasi lebih lanjut dengan produsen dan jalur distribusi lain agar pasokan Minyakita semakin merata.

Karena distribusi tidak hanya bergantung pada Bulog, kerja sama antarinstansi dan produsen menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan di lapangan.

Kenapa Minyakita Jadi Buruan Masyarakat?

Minyakita menjadi salah satu produk yang paling dicari masyarakat karena harganya lebih murah dibanding minyak goreng kemasan premium lainnya.

Program ini memang dibuat pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.

Karena permintaannya tinggi, distribusi dan ketersediaannya pun sering menjadi perhatian publik.

Ketika stok di pasar berkurang atau sulit ditemukan, keluhan masyarakat langsung bermunculan terutama di media sosial.

Pentingnya Pengawasan Distribusi Minyakita

Pemerintah juga terus memperketat pengawasan distribusi Minyakita untuk menghindari berbagai masalah seperti:

  • Penimbunan barang
  • Penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET)
  • Distribusi tidak tepat sasaran
  • Penyalahgunaan oleh pihak tertentu

Dengan sistem distribusi yang lebih terkontrol, pemerintah berharap Minyakita benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Apakah Minyakita Bisa Lebih Mudah Ditemukan?

Meski saat ini distribusinya masih memiliki keterbatasan aturan, Bulog optimistis kondisi pasokan Minyakita akan semakin membaik ke depan.

Namun masyarakat juga perlu memahami bahwa distribusi minyak goreng subsidi memang diatur secara khusus agar pengawasannya lebih mudah dilakukan pemerintah.

Karena itu, tidak semua toko atau pasar bisa langsung mendapatkan pasokan dari Bulog.

Ke depannya, koordinasi antara pemerintah, BUMN pangan, dan produsen diharapkan bisa membuat distribusi Minyakita lebih merata sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan