Kisaran Today
Beranda Gaya Hidup 5 Manfaat yang Bisa Dirasakan Tubuh Jika Rutin Makan Telur Rebus Setiap Hari

5 Manfaat yang Bisa Dirasakan Tubuh Jika Rutin Makan Telur Rebus Setiap Hari

Foto: Halodoc

Kisaran Today – Telur rebus menjadi salah satu makanan yang hampir selalu masuk dalam daftar menu sehat. Selain praktis diolah, harganya relatif terjangkau dan mudah ditemukan di mana saja. Tak heran jika banyak orang menjadikan telur rebus sebagai menu sarapan, bekal makan siang, hingga bagian dari program diet untuk menurunkan berat badan.

Di balik kesederhanaannya, telur menyimpan berbagai nutrisi penting seperti protein berkualitas tinggi, vitamin B kompleks, vitamin D, selenium, kolin, serta antioksidan lutein dan zeaxanthin. Kandungan gizi tersebut membuat telur kerap disebut sebagai salah satu makanan dengan nilai nutrisi yang tinggi.

Namun, apakah aman jika telur rebus dikonsumsi setiap hari? Bagi sebagian orang, pertanyaan ini masih sering muncul karena telur identik dengan kandungan kolesterolnya. Padahal, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah yang wajar umumnya tetap aman bagi kebanyakan orang sehat.

Lalu, apa saja perubahan yang mungkin terjadi pada tubuh jika rutin mengonsumsi telur rebus setiap hari? Berikut penjelasannya.

1. Rasa Kenyang Bertahan Lebih Lama

Salah satu alasan telur rebus sering dijadikan menu sarapan adalah kemampuannya memberikan rasa kenyang lebih lama.

Hal ini berkat kandungan protein berkualitas tinggi yang dimiliki telur. Protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat sederhana sehingga dapat membantu mengurangi rasa lapar dalam waktu yang lebih panjang.

Ketika tubuh merasa kenyang lebih lama, keinginan untuk mengonsumsi camilan tinggi gula atau makanan berkalori berlebih juga cenderung menurun. Kondisi ini tentu dapat membantu menjaga pola makan harian, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa sarapan dengan menu tinggi protein, termasuk telur, dapat membantu mengontrol asupan kalori sepanjang hari karena rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Konsentrasi dan Daya Ingat Berpotensi Meningkat

Manfaat lain dari telur rebus berasal dari kandungan kolin yang terdapat pada bagian kuning telur.

Kolin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk asetilkolin, yaitu senyawa yang berperan dalam proses komunikasi antar sel saraf di otak.

Nutrisi ini diketahui berkontribusi terhadap fungsi memori, kemampuan belajar, serta menjaga konsentrasi saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Beberapa penelitian menemukan bahwa asupan kolin yang cukup dapat membantu menjaga fungsi kognitif, terutama pada orang dewasa dan lanjut usia. Karena tubuh hanya memproduksi kolin dalam jumlah terbatas, kebutuhan sisanya harus dipenuhi melalui makanan, salah satunya telur.

Bagi pelajar, pekerja kantoran, maupun siapa saja yang membutuhkan fokus tinggi setiap hari, memenuhi kebutuhan kolin menjadi salah satu hal yang penting.

3. Kesehatan Mata Lebih Terjaga

Tidak banyak yang menyadari bahwa telur juga mengandung dua antioksidan penting untuk kesehatan mata, yaitu lutein dan zeaxanthin.

Kedua zat tersebut berfungsi melindungi retina dari kerusakan akibat paparan cahaya berlebih dan stres oksidatif yang dapat terjadi seiring bertambahnya usia.

Lutein dan zeaxanthin juga dikenal berperan dalam membantu menurunkan risiko gangguan penglihatan yang berkaitan dengan proses penuaan, seperti degenerasi makula.

Menariknya, kedua antioksidan tersebut pada kuning telur memiliki tingkat penyerapan yang cukup baik dibandingkan beberapa sumber makanan lainnya. Artinya, tubuh dapat memanfaatkan kandungan tersebut secara lebih optimal.

Meski bukan satu-satunya makanan yang bermanfaat bagi mata, konsumsi telur secara rutin dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk menjaga kesehatan penglihatan.

4. Kolesterol Belum Tentu Meningkat

Selama bertahun-tahun, telur sering dianggap sebagai makanan yang harus dihindari karena kandungan kolesterolnya.

Namun, berbagai penelitian dalam beberapa tahun terakhir memberikan gambaran yang lebih lengkap.

Pada kebanyakan orang sehat, konsumsi telur dalam jumlah yang wajar tidak selalu menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) secara signifikan. Respons tubuh terhadap kolesterol dari makanan ternyata dapat berbeda pada setiap individu.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan secara keseluruhan jauh lebih berpengaruh terhadap kesehatan jantung dibandingkan hanya melihat konsumsi telur semata.

Meski demikian, bukan berarti semua orang bebas mengonsumsi telur tanpa batas.

Bagi penderita diabetes, kolesterol tinggi, atau memiliki riwayat penyakit jantung, jumlah konsumsi telur sebaiknya tetap disesuaikan dengan anjuran dokter atau ahli gizi agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa meningkatkan risiko kesehatan.

5. Rambut dan Kuku Berpotensi Lebih Kuat

Protein menjadi bahan utama pembentukan keratin, yaitu protein yang menyusun rambut dan kuku.

Karena itu, asupan protein yang cukup berperan penting dalam menjaga pertumbuhan rambut serta membuat kuku tidak mudah rapuh.

Selain protein, telur juga mengandung biotin yang sering dikaitkan dengan kesehatan rambut.

Walaupun efeknya tidak langsung terlihat dalam waktu singkat, pemenuhan kebutuhan protein dan biotin secara rutin dapat membantu memperbaiki kondisi rambut maupun kuku, terutama pada orang yang sebelumnya mengalami kekurangan nutrisi.

Jika pola makan selama ini sudah seimbang, perubahan yang dirasakan mungkin tidak terlalu mencolok. Namun bagi mereka yang sebelumnya kekurangan asupan protein, manfaatnya bisa terasa lebih nyata.

Kandungan Gizi Telur yang Sayang Dilewatkan

Selain lima manfaat di atas, telur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh setiap hari.

Di dalam satu butir telur terdapat vitamin A yang berperan menjaga kesehatan mata, vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium, vitamin B12 yang penting bagi pembentukan sel darah merah, selenium sebagai antioksidan, serta fosfor yang mendukung kesehatan tulang.

Kombinasi berbagai nutrisi tersebut menjadikan telur sebagai salah satu makanan dengan kepadatan gizi yang tinggi meski kalorinya relatif rendah.

Karena itulah telur sering direkomendasikan sebagai bagian dari menu makan sehat bagi anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.

Berapa Banyak Telur yang Aman Dikonsumsi?

Bagi kebanyakan orang sehat, mengonsumsi satu hingga dua butir telur setiap hari umumnya masih dianggap aman selama diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang.

Selain memperhatikan jumlah telur, penting juga untuk menjaga konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, ikan, serta sumber protein lainnya agar kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi secara lengkap.

Cara mengolah telur juga berpengaruh terhadap manfaat yang diperoleh. Telur rebus menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding telur yang digoreng menggunakan banyak minyak atau mentega karena kandungan lemak tambahannya lebih rendah.

Sementara bagi individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, atau gangguan kolesterol, konsultasi dengan dokter maupun ahli gizi tetap menjadi langkah terbaik untuk menentukan jumlah konsumsi telur yang sesuai.

Pada akhirnya, manfaat telur rebus tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering dikonsumsi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan gaya hidup sehat yang dijalani setiap hari. Dengan porsi yang tepat, telur rebus dapat menjadi salah satu pilihan makanan bergizi yang mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan