SURABAYA – Pengalaman organisasi menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional sebelum memasuki dunia kerja. Hal tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Reza Nafi Rizqi Musyaffa, yang akrab disapa Afa, sebagai alumni AIESEC in Surabaya. Dalam perjalanannya di organisasi tersebut, Afa pernah mengemban peran sebagai Market Research Manager, posisi yang berkaitan dengan riset pasar, pengolahan informasi, dan analisis untuk mendukung pengambilan keputusan.
Afa merupakan mahasiswa S1 Manajemen angkatan 2023, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Airlangga (UNAIR). Selain aktif dalam kegiatan akademik dan organisasi, ia mengembangkan karier di bidang riset dan konsultasi, membangun startup pendidikan MabaPath, serta membagikan konten edukasi melalui akun Instagram @afa_rm yang memiliki lebih dari 13.000 pengikut.
Pengalaman di AIESEC in Surabaya menjadi salah satu bagian dari proses pengembangan dirinya, terutama dalam memahami bagaimana informasi dan data dapat digunakan untuk membaca kebutuhan pasar serta merumuskan pendekatan yang lebih terarah.
Mengenal Dunia Riset Pasar melalui AIESEC in Surabaya
AIESEC merupakan organisasi kepemudaan internasional yang memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kepemimpinan melalui pengalaman organisasi dan berbagai aktivitas pengembangan diri. Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam organisasi seperti AIESEC dapat menjadi kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan yang dipelajari di bangku kuliah dalam lingkungan kerja tim.
Selama menjadi bagian dari AIESEC in Surabaya, Afa pernah menjabat sebagai Market Research Manager. Peran tersebut menjadi bagian dari pengalamannya dalam bidang riset pasar, sebuah fungsi yang berfokus pada pemahaman terhadap kondisi pasar, kebutuhan audiens, serta informasi yang dapat membantu organisasi menentukan langkah strategis.

Riset pasar tidak hanya berkaitan dengan mengumpulkan informasi. Prosesnya juga membutuhkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan, menentukan informasi yang relevan, mengolah temuan, dan menarik kesimpulan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Pengalaman menjalankan fungsi market research memberikan konteks praktis bagi Afa untuk memahami pentingnya pendekatan analitis. Dalam lingkungan organisasi, kemampuan tersebut relevan untuk membantu tim melihat suatu permasalahan secara lebih terstruktur, menguji asumsi, dan mempertimbangkan keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.
Pengalaman ini juga sejalan dengan bidang studinya di Manajemen, yang berkaitan dengan bagaimana organisasi memahami lingkungan bisnis dan mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan.
Mengembangkan Pola Pikir Analitis dan Kemampuan Profesional
Salah satu kompetensi yang relevan dalam bidang riset pasar adalah kemampuan mengubah informasi menjadi insight yang dapat digunakan. Data yang terkumpul tidak selalu langsung memberikan jawaban. Diperlukan proses untuk menentukan pola yang penting, memahami konteks, dan membedakan temuan yang relevan dari informasi yang kurang mendukung tujuan analisis.
Dalam konteks pengembangan mahasiswa, pengalaman menjalankan peran Market Research Manager dapat menjadi ruang untuk melatih pola pikir yang sistematis. Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas, tetapi juga memahami alasan di balik suatu keputusan dan bagaimana informasi dapat mendukung proses tersebut.
Selain kemampuan analitis, aktivitas organisasi juga melibatkan koordinasi dengan anggota tim, komunikasi mengenai temuan, dan penyelarasan pekerjaan dengan kebutuhan bersama. Kemampuan-kemampuan tersebut relevan bagi mahasiswa yang ingin membangun pengalaman profesional sejak masa perkuliahan.
Bagi Afa, pengalaman organisasi ini merupakan bagian dari perjalanan yang kemudian beririsan dengan ketertarikannya terhadap riset, konsultasi, bisnis, dan pengembangan mahasiswa. Meski masing-masing bidang memiliki kebutuhan yang berbeda, kemampuan memahami masalah, menyusun analisis, dan mengomunikasikan informasi tetap menjadi keterampilan yang berguna.
Menghubungkan Pengalaman Organisasi dengan Dunia Riset dan Konsultasi
Ketertarikan Afa terhadap riset juga terlihat dalam perjalanan profesionalnya. Ia memiliki pengalaman sebagai Qualitative Research Intern di Pinnacle Analytics Indonesia serta terlibat dalam pekerjaan riset dan konsultasi, termasuk proyek yang berkaitan dengan ASEAN Business Advisory Council.
Pengalaman di bidang riset dan konsultasi memiliki kebutuhan kompetensi yang saling beririsan dengan market research, meskipun ruang lingkup dan metodologi setiap proyek dapat berbeda. Kemampuan memahami konteks permasalahan, mengidentifikasi kebutuhan informasi, dan menyusun temuan secara logis menjadi bagian penting dalam menghasilkan analisis yang berguna.
Dalam riset kualitatif, misalnya, pemahaman terhadap konteks dan perspektif pihak terkait menjadi penting untuk menjelaskan suatu fenomena. Sementara itu, dalam riset pasar, pemahaman terhadap konsumen, kompetitor, dan dinamika industri dapat membantu organisasi melihat peluang maupun tantangan yang perlu dipertimbangkan.
Pengalaman di berbagai lingkungan tersebut memberikan konteks bagi perjalanan Afa dalam mengeksplorasi bidang riset dan strategi bisnis. Latar belakang Manajemen, pengalaman organisasi, dan keterlibatan dalam pekerjaan riset menjadi bagian dari prosesnya dalam membangun kompetensi profesional.
Membangun MabaPath dan Berbagi Pengetahuan kepada Mahasiswa
Di luar aktivitas akademik dan profesional, Afa juga mendirikan MabaPath, sebuah startup pendidikan yang berfokus pada pendampingan dan pengembangan mahasiswa. MabaPath menghadirkan berbagai inisiatif yang berkaitan dengan beasiswa, kompetisi, organisasi, kepemimpinan, student exchange, personal branding, dan pengembangan karier.
Pengembangan MabaPath menunjukkan ketertarikan Afa terhadap upaya membantu mahasiswa mengeksplorasi peluang selama masa perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya membutuhkan informasi mengenai program yang dapat diikuti, tetapi juga perlu memahami cara mempersiapkan diri, mengembangkan keterampilan, dan menentukan prioritas sesuai dengan tujuan masing-masing.
Dalam konteks tersebut, pengalaman organisasi dapat menjadi salah satu referensi untuk menunjukkan bagaimana mahasiswa memperoleh ruang belajar di luar kelas. Keterlibatan dalam organisasi memungkinkan mahasiswa mengenal dinamika kerja tim, pembagian tanggung jawab, dan proses mencapai tujuan bersama.
MabaPath dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas daripada persiapan beasiswa saja. Melalui ekosistem ini, Afa turut menaruh perhatian pada pengembangan mahasiswa yang ingin membangun pengalaman, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang pendidikan maupun karier.
Mengembangkan Personal Branding sebagai Educational Content Creator
Selain membangun startup, Afa aktif membagikan konten edukasi melalui akun Instagram @afa_rm. Dengan lebih dari 13.000 pengikut, ia mengangkat beragam topik yang relevan bagi mahasiswa, termasuk beasiswa, kompetisi, organisasi, kepemimpinan, student exchange, personal branding, dan pengembangan diri.
Sebagai kreator konten edukasi, Afa mengembangkan lebih dari 30 e-book dan modul pembelajaran yang membahas berbagai kebutuhan mahasiswa. Materinya mencakup persiapan beasiswa, pertanyaan wawancara, kompetisi bisnis, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung aktivitas akademik dan produktivitas.
Aktivitas tersebut menjadi bentuk lain dari pengembangan pengetahuan yang ia tekuni. Jika pengalaman organisasi dan pekerjaan riset berkaitan dengan proses memahami permasalahan serta mengolah informasi, konten edukasi memberikan ruang untuk menyampaikan informasi kepada audiens dengan cara yang lebih mudah dipahami.
Dalam membangun konten, kemampuan mengidentifikasi kebutuhan audiens juga menjadi hal yang relevan. Pemahaman terhadap pertanyaan, kendala, dan kebutuhan mahasiswa dapat membantu menentukan topik yang layak dibahas serta format penyampaian yang sesuai.
Dengan demikian, perjalanan Afa mencakup beberapa bidang yang saling berkaitan, mulai dari pengalaman organisasi, riset, konsultasi, kewirausahaan, hingga edukasi digital.
Perjalanan Pengembangan Diri di Luar Ruang Kelas
Selain pengalamannya di AIESEC in Surabaya, Afa memiliki sejumlah pencapaian selama menempuh pendidikan di Universitas Airlangga. Ia merupakan penerima Beasiswa Unggulan 2024, Mahasiswa Berprestasi I FEB UNAIR 2024, dan Student of the Year FEB UNAIR 2025. Ia juga tercatat sebagai penerima tiga beasiswa program pertukaran pelajar.
Di bidang organisasi, Afa pernah menjadi founder sekaligus presiden pertama 180 Degrees Consulting UNAIR. Pengalaman tersebut menambah dimensi kepemimpinannya, khususnya dalam membangun dan mengembangkan organisasi mahasiswa yang berorientasi pada konsultasi dan penyelesaian masalah.
Berbagai pengalaman tersebut menggambarkan bahwa pengembangan diri selama kuliah dapat berlangsung melalui beragam jalur. Kegiatan akademik memberikan landasan konseptual, sedangkan organisasi, riset, proyek profesional, dan kewirausahaan membuka ruang untuk menerapkan kemampuan dalam konteks yang berbeda.
Pengalaman sebagai Market Research Manager di AIESEC in Surabaya menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut. Peran ini menghubungkan ketertarikan Afa terhadap analisis dengan pengalaman berorganisasi, sekaligus menjadi bagian dari proses eksplorasi bidang yang relevan dengan studi dan perjalanan profesionalnya.
Menjadikan Pengalaman sebagai Modal untuk Terus Berkembang
Bagi mahasiswa yang sedang membangun pengalaman profesional, keterlibatan dalam organisasi dapat menjadi salah satu cara untuk mengenali minat dan mengembangkan kompetensi. Namun, nilai sebuah pengalaman tidak hanya ditentukan oleh jabatan yang pernah diemban, melainkan juga oleh kemampuan yang dipelajari dan bagaimana pengalaman tersebut digunakan dalam perjalanan berikutnya.
Perjalanan Afa, mulai dari menjadi Market Research Manager di AIESEC in Surabaya hingga mengembangkan MabaPath dan konten edukasi, memperlihatkan keterkaitan antara pengalaman organisasi, minat terhadap riset, dan aktivitas pengembangan mahasiswa.

Melalui berbagai peran tersebut, Afa terus mengeksplorasi cara menghubungkan pengetahuan, analisis, dan edukasi dengan kebutuhan nyata mahasiswa. Perjalanan ini juga menjadi bagian dari upayanya membangun personal branding sebagai educational content creator yang membahas pengembangan mahasiswa dan peluang selama masa perkuliahan.
Ke depan, pengalaman organisasi dan profesional dapat terus menjadi landasan untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perubahan kebutuhan dunia kerja. Bagi Afa, pengalaman sebagai alumni AIESEC in Surabaya merupakan salah satu bagian dari perjalanan tersebut, sekaligus bagian dari proses membangun arah profesional dan kontribusi melalui edukasi.